Solidaritas dan sinergi kuat ditunjukkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam merespons dampak bentrokan yang terjadi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Kedua institusi negara ini bahu-membahu memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban bentrok, menunjukkan komitmen negara dalam melindungi dan membantu warganya yang tertimpa musibah. Upaya bersama ini menjadi harapan bagi para korban bentrok untuk segera pulih dan kembali menjalani kehidupan yang normal.

Sejak kabar mengenai bentrokan di Flores Timur mencuat, Polri dan TNI bergerak cepat untuk mengkoordinasikan bantuan. Pada hari Jumat, 2 Mei 2025, tim gabungan dari Polres Flores Timur dan Kodim setempat langsung terjun ke lapangan untuk mendata jumlah korban dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak mereka. Bantuan awal berupa makanan siap saji, air mineral, dan perlengkapan medis dasar segera disalurkan kepada para pengungsi dan tim medis yang bertugas menangani korban bentrok.

Menurut keterangan resmi dari Kepala Operasi Gabungan Penanganan Bentrokan Flores Timur, Kombes Pol. Yudi Setiawan, S.H., M.H., sinergi antara Polri dan TNI sangat efektif dalam mempercepat proses penyaluran bantuan kepada para korban bentrok. “Kami bekerja sama tanpa sekat. TNI membantu dalam pengamanan dan logistik, sementara Polri fokus pada penertiban dan pendataan korban. Tujuan kami sama, yaitu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di posko utama pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Lebih lanjut, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga mencakup dukungan psikologis bagi para korban bentrok yang mengalami trauma. Tim trauma healing yang terdiri dari personel Polri, TNI, dan tenaga kesehatan diterjunkan untuk memberikan pendampingan dan konseling kepada para korban, terutama anak-anak dan lansia. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi mental para korban bentrok pasca kejadian yang mengerikan tersebut.

Kehadiran Polisi dan TNI yang bersatu padu di Flores Timur memberikan rasa aman dan harapan bagi para korban bentrok. Solidaritas yang ditunjukkan oleh kedua institusi ini menjadi cerminan dari komitmen negara untuk selalu hadir di tengah kesulitan yang dialami masyarakat. Upaya bantuan ini akan terus berlanjut hingga kondisi di Flores Timur benar-benar pulih dan para korban dapat kembali membangun kehidupan mereka.